in ,

Merasa Hutang Janji, Menko Luhut Hibahkan Tanah Untuk Pembangunan Kampus

Merasa Hutang Janji, Menko Luhut Hibahkan Tanah Untuk Pembangunan Kampus

Jakarta, cipulusnews.com -Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Jendral TNI Purn. Luhut Binsar Pandjaitan prakarsai hibah tanah milik PT Sentul City didaerah Sentul Kabupaten Bogor kepada PBNU untuk dibangunkan Kampus Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (UNUSIA).

Bertempat di Gedung PBNU Menko Luhut hadiri dan saksikan penandatangan akta hibah bersama Ketua Umum PBNU KH. Said Aqiel Siradz, salahsatu Putri Gusdur Yenny Wahid serta beberapa Pengurus PBNU lainnya.
Dikutip dari akun instagram miliknya @luhut.pandjaitan Menko Maritim mengatakan kebahagiaannya bisa menunaikan Janji serta amanat yang pernah dia sampaikan kepada Almarhum Gusdur ketika Gusdur menjadi Presiden.
“Saya senang sekali hari ini saya bisa berkunjung lagi ke rumah saudara saya, warga Nahdliyin untuk menunaikan amanat sekaligus janji yang sempat saya bicarakan dengan guru saya, Almarhum Gus Dur presiden RI ke-4. Saya ingat waktu itu beliau masih menjabat sebagai presiden, dan saya pernah mengusulkan kepada beliau untuk membuat sekolah bagi warga NU yang berkualitas” Tuturnya.

Menko Luhut juga menyampaikan komitmen serta keseriusannya terlibat dalam mengawal pembangunan sumber daya manusia khususnya Kualitas Pendidikan Masyarakat Nahdliyin “Saya ingin pembangunan infrastruktur ini tidak hanya membangun pendidikan fisiknya saja, tetapi juga membangun pendidikan manusia khususnya warga Nahdliyin secara keseluruhan.” Pungkasnya.

Selain itu, pria yang pernah menjabat sebagai Menteri Perindustrian dan Perdagangan era Presiden Abdurahman Wahid tersebut juga menyampaikan harapan serta kepercayaannya kepada Warga Nahdliyin untuk bisa mencetak generasi yang religius, nasionalis dan berbudaya terutama melalui pengembangan Kampus UNUSIA ini.
“Saya berharap kampus ini dapat melahirkan banyak intelektual yang menjunjung tinggi kebhinnekaan, religiusitas yang nasionalis dan tentunya berbudaya. Sesuai dengan jati diri warga Nahdliyin yang religius namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya nusantara. Saya percaya hal ini bisa diwujudkan, karena PBNU selalu dinaungi oleh semangat kepemimpinan yang mengayomi antar sesama” Tutupnya.(red)

What do you think?

789 points
Upvote Downvote

Comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Loading…

0
Jumat Berkah, Ponpes Al-Hikamussalafiyah Cipulus bagikan Beras Untuk Masyarakat

Jumat Berkah, Ponpes Al-Hikamussalafiyah Cipulus bagikan Beras Untuk Masyarakat

Jadi BANSER= Auto Jadi Relawan

Jadi BANSER= Auto Jadi Relawan